๐๐๐๐๐ผ ๐ฟ๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ๐๐ผ
๐
Shalom Aleichim-Salam Damai Sejahtera bagi umat Tuhan.
๐
Mengapa Elohim mengirim Manusia Ke Neraka?
Di dalam Kitab suci-Nya, mengatakan bahwa Elohim menciptakan “neraka” untuk si Satan dan malaikat jahat yang memberontak melawan DIA, tetapi ada juga manusia di neraka, seperti yang tertulis di Injil Matius 25:41.
“Lalu, Dia akan berkata pula kepada mereka yang di sebelah kiri: Enyahlah dari-Ku ke dalam api kekal yang sudah disediakan bagi si iblis dan para malaikatnya, hai orang-orang yang terkutuk!”
๐ช
Baik Satan, malaikat yang jatuh maupun manusia berada di neraka karena alasan yang sama, yaitu dosa.
Roma 6:23.
“Sebab upah dosa ialah maut, tetapi karunia Elohim ialah hidup yang kekal di dalam HaMashiakh YESHUA Tuhan kita.”
๐ช
Karena Elohim sepenuhnya benar dan sempurna secara moral (Mazmur 18:30), DIA selalu melakukan apa yang benarโtidak ada โkegelapanโ di dalam Elohim, tidak ada setitik pun ketidaksempurnaan.
1 Yohanes 1:5.
“Dan inilah janji yang telah kami dengarkan dari Dia dan kami beritakan kepada kamu, bahwa Elohim adalah terang, dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.”
๐
Elohim sendirilah yang menjadi standar atas apa yang benar, baik, dan bermoral.
Jika bukan karena Elohim yang menjadi standar kesempurnaan moral, maka makhluk ciptaan tidak akan mempunyai apa pun untuk mengukur diri mereka sendiri.
Dengan kata lain, jika Elohim benar secara sempurna, maka apapun yang tidak mencapai kesempurnaan tersebut adalah dosa, dan setiap manusia yang pernah hidup, sejak kejatuhan Adam hingga saat ini telah melakukan dosa (Roma 3:23).
“sebab semua orang telah berdosa dan kekurangan kemuliaan Elohim.”
๐ช
Karena Adam berdosa, seluruh umat manusia kini mempunyai sifat berdosa (akar dosa).
Roma 5:12.
“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia melalui satu orang dan maut masuk melalui dosa itu, demikian juga maut menjalar kepada semua manusia, karena semua orang telah berbuat dosa.”
๐ช
Namun manusia tidak masuk neraka karena dosa Adam; mereka masuk neraka karena dosa mereka sendiri, yang mereka pilih dengan bebas. Yakobus 1:13โ16.
“Ketika dicobai, janganlah seorang pun berkata, โAku dicobai oleh Elohim.โ Sebab, Elohim tidaklah dapat dicobai oleh yang jahat, dan Dia sendiri tidak mencobai siapa pun.
Namun setiap orang dicobai karena diseret dan dipikat oleh keinginannya sendiri.
Selanjutnya, keinginan yang telah mengandung itu melahirkan dosa, dan dosa yang digenapkan itu melahirkan kematian.
Hai saudara-saudaraku yang terkasih, janganlah tersesat!
๐ช
Karena Elohim itu kekal, tidak berubah, dan tidak terbatas, dan semua dosa pada dasarnya bertentangan dengan Elohim, maka Elohim telah menetapkan hukuman yang adil atas dosa juga harus kekal.
Matius 25:46.
“Dan mereka ini akan menuju ke dalam penghukuman kekal, tetapi orang-orang benar ke dalam kehidupan kekal.โ
๐ช
Ada aspek lain yang perlu diperhatikan, yaitu Elohim juga menciptakan manusia untuk hidup kekal, yaitu surga abadi.
Jadi ketika seseorang berbuat dosa terhadap orang lain, maka orang yang menjadi korban itu juga telah disakiti selamanya.
Maka kita perlu Pendamaian antara sesama kita, agar kita bisa diampuni oleh Bapa surgawi.
๐ช
Oleh karena itu, jika kita tetap melakukan dosa, atau tidak segera bertobat maka Elohim akan menegakkan keadilanNya, manusia yang berdosa akan masuk ke neraka, karena mereka gagal memenuhi standar kebenaran-Nya; mereka telah melanggar Hukum kesempurnaan moral-Nya.
Jika Elohim tidak memasukkan manusia ke neraka karena melanggar hukum-Nya, maka bisa dikatakan Elohim itu tidak adil.
Mazmur 7:11-12.
“Perisaiku pada Elohim yang menyelamatkan orang yang lurus hati.
Elohim adalah hakim yang adil dan Elohim menjadi murka setiap hari.”
โ๏ธ
Analogi yang baik adalah pengadilan dengan hakim dan pelanggar hukum.
Hakim yang adil akan selalu menghukum orang yang dinyatakan bersalah.
Jika hakim tersebut tidak menegakkan keadilan atas kejahatan yang dilakukannya, ia tidak akan menjadi hakim yang adil (Ulangan 32:4).
๐
Namun, kabar baiknya adalah Elohim juga penuh belas kasihan.
Dalam belas kasihan-Nya yang melimpah, DIA memberikan jalan bagi orang-orang berdosa untuk menghindari hukuman neraka dengan percaya pada karya penebusan Putra-Nya, YESHUA Hamasiakh.
Roma 5:9.
“Kemudian, terlebih lagi sekarang sesudah dibenarkan oleh darah-Nya, kita akan diselamatkan oleh-Nya dari murka.”
๐ชท
Bagi umat Percaya, hukuman dosa telah dihapuskan dan dibebankan kepada Hamasiakh di kayu salib.
1 Petrus 2:24.
“Dia sendirilah yang telah menanggung dosa-dosa kita di dalam tubuh-Nya di atas kayu salib –supaya dengan mati terhadap dosa, kita dapat hidup dalam kebenaran– Dialah yang oleh bilur-bilur-Nya kamu telah disembuhkan.”
๐
Karena pengorbanan Hamasiakh, Elohim tetap adilโdosanya dihukumโnamun DIA juga penuh belas kasihan kepada semua orang yang percaya.
๐ท
Saudara/i-ku yang sangat di kasih Tuhan YESHUA….
Mari, “Pintu Anugerah” masih terbuka lebar bagi kita yang berdosa…
Segeralah ambil sikap iman untuk bertobat dengan sungguh2 dan tidak kompromi dengan dosa lagi.
Elohim itu Maha pengasih, penuh Kasih, tetapi DIA juga sangat Adil.
Maka dari itu, selagi masih ada kesempatan…jangan sia2 kan waktumu. Hanya dua tempat akhir tujuan Kekal-Nya, yaitu Surga abadi atau Neraka Kekal..!
๐
Shalom
HaleluYah
Adonai YESHUA Hamasiakh memberkati kita semua! ๐๐๐
Oleh Abraham Alex