๐ฃ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐๐ฎ๐ฎ๐ป ๐ฌ๐ฎ๐ป๐ด ๐ฆ๐ฒ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ.
โ๏ธ
Shalom Aleichim-Salam Damai Sejahtera bagi umat Tuhan.
๐
Dalam.perenungan kita hari ini, akan menjawab Mengapa Umat Percaya di ijinkan menderita, seperti adanya Sakit Penyakit, dsbnya?
๐
Kita tahu bahwa tentang “Kedaulatan Elohim” di dalam Kitab suci-Nya, yang menegaskan bahwa Elohim Yang Mahakuasa melebihi segala sesuatu.
Ia mengendalikan segala sesuatu dalam segala hal โ masa lalu, masa kini, dan masa mendatang โ dan tidak ada sesuatu pun yang terjadi di luar kuasa Elohim.
Segala yang terjadi adalah atas perintah-Nya, atau karena Ia mengizinkan hal tersebut.
๐ช
Namun, โmengizinkan sesuatu terjadiโ dan โmenyebabkan sesuatu terjadiโ adalah dua hal yang berbeda.
Sebagai contoh, Elohim menciptakan ciptaan yang sempurna, yakni Adam dan Hawa yang tanpa dosa.
Tapi, Ia mengizinkan mereka memberontak melawan-Nya.
YAHWEH Elohim tidak menyebabkan mereka berdosa, walaupun Ia dapat mencegah mereka, namun Ia memilih tidak melakukannya demi tujuan-Nya, untuk menggenapi rencana-Nya yang sempurna.
Pemberontakan itu membawa dosa.
Dosa tidak disebabkan oleh Elohim, namun diizinkan oleh Elohim untuk ada.
๐ช
Sakit penyakit adalah salah satu akibat dari dua tipe dosa โ yaitu: yang bersifat moral dan alami.
Dosa yang bersifat moral adalah dosa manusia terhadap sesamanya.
Dosa yang bersifat alami adalah dosa yang disebabkan oleh bencana alam dan sakit fisik.
Dosa itu sendiri merupakan penyimpangan atau pencemaran atas sesuatu yang tadinya baik, namun kemudian menjadi tidak baik adanya lagi.
๐
Dalam hal sakit penyakit, penyakit adalah kondisi ketika seseorang kehilangan kesehatannya.
Kata dalam bahasa Yunani untuk dosa, adalah “poneros”, sebetulnya berarti keburukan; sesuatu yang merusak sesuatu yang baik dan sehat.
๐ท
Karena Adam berdosa, perbuatannya itu membawa akibat kepada seluruh umat manusia; untuk ikut menderita akibat dari kuasa dosa.
Salah satunya adalah sakit penyakit.
Rom 8:20-22 menyatakan;
20).karena makhluk ciptaan telah ditundukkan kepada kesia-siaan, bukan karena kehendaknya sendiri tetapi karena Dia yang telah menundukkannya atas dasar pengharapan,
21).bahwa makhluk ciptaan itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan kepada kemerdekaan kemuliaan anak-anak Elohim.
22).Sebab kita tahu bahwa semua makhluk ciptaan sama-sama mengeluh dan sama-sama menderita sakit sampai sekarang.โ
๐ช
Elohim โ yaitu Dia yang โmenaklukanโ ciptaan-Nya dengan keputusasaan setelah Adam terjatuh ke dalam dosa โ memiliki rencana membebaskan mereka dari ikatan kuasa dosa, seperti saat dia membebaskan kita dari ikatan ini melalui Hamasiakh.
๐ช
Sampai saatnya tiba, Elohim menggunakan sakit penyakit dan dosa lainnya untuk membawa kita pada kedaulatan tujuan-Nya, yaitu untuk memuliakan-Nya dan untuk meninggikan nama-Nya yang kudus.
๐
Di berbagai kesempatan, Ia menyembuhkan sakit penyakit dengan ajaib.
YESHUA datang kepada bangsa Israel menyembuhkan segala bentuk sakit penyakit (Mat 4:23).
YESHUA bahkan membangkitkan Lazarus dari kematian setelah sakit penyakit membuatnya mati.
Sebaliknya, Elohim juga menggunakan sakit penyakit sebagai metode mendisiplinkan atau mengajari apa itu konsekuensi dari dosa.
๐ชท
Seperti halnya juga sang Raja Uzia dalam Perjanjian Lama menderita kusta (2 Taw 26:19-20). Nebukadnezar dibuat gila oleh Elohim hingga ia mengerti bahwa โYang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusiaโ (Dan 4).
Demikian juga Herodes jatuh, mati dan dimakan oleh ulat-ulat karena ia mencuri kemuliaan Elohim (Kis 12:21-23).
Juga, Elohim mengizinkan adanya kecacatan โ misalnya kebutaan โ bukan sebagai hukuman akan dosa, melainkan untuk menyatakan diri-Nya dan pekerjaan-Nya yang perkasa melalui kebutaan itu (Yoh 9:1-3).
๐ฅ
Ketika sakit penyakit menimpa kita, mungkin itu bukan campur tangan langsung Elohim dalam hidup kita, namun sebagai akibat dari kuasa dosa, tubuh yang sudah tercemar dosa, kesehatan yang buruk, ataupun gaya hidup yang salah. Walaupun ada tertulis Elohim ingin kita sehat-sehat saja (3 Yoh 2), semua sakit penyakit diijinkan oleh-Nya, untuk tujuan-Nya, baik kita mengerti atau tidak.
๐ชท
Sakit penyakit jelas merupakan konsekuensi dari kejatuhan manusia ke dalam dosa.
Namun, Elohim tetap mengendalikan, dan Ia menentukan sampai mana kejahatan dapat terjadi (seperti yang Ia lakukan pada Setan dan pencobaan kepada Ayub โ Setan tidak diizinkan melebihi batasan-batasan tertentu).
Elohim menyatakan pada kita tentang kekuasaan-Nya, lebih dari 50 kali di Kitab suci.
Begitu menakjubkan melihat kedaulatanNya selalu berjalan beriringan dengan pilihan yang kita buat (baik yang buruk maupun yang baik) untuk menggenapi rencana-Nya yang sempurna (Rom 8:28).
๐
HaleluYah…
Bagi orang-percaya yang sedang kesakitan ataupun menderita sakit penyakit tertentu, mereka tetap dapat memuliakan Elohim melalui penderitaan yang mereka alami, karena Elohim sendiri yang mengizinkan hal itu terjadi; ingatlah bahwa penderitaan itu hanya sementara, jika engkau tetap fokus kepada Adonai YESHUA Hamasiakh dengan setia berjalan bersama-Nya, maka engkau akan berdiri dengan teguh di hadapan-Nya dalam keabadian.
๐ท
Kita harus percaya di dalam Firman-Nya :
Filipi 4:6-7 (ILT3)
6).Janganlah mengkhawatirkan apa pun, sebaliknya biarlah permintaan-permintaanmu diketahui oleh Elohim dalam segala hal, dengan doa dan permohonan disertai ucapan syukur.
7).Dan damai sejahtera Elohim yang melampaui segala pikiran akan menjaga hatimu dan akalmu di dalam HaMashiakh YESHUA.
Filipi 4:19 (ILT3)
“Dan Elohimku, akan memenuhi segala kebutuhanmu menurut kekayaan-Nya, dengan kemuliaan di dalam HaMashiakh YESHUA.”
๐
Shalom…
Bapa YAHWEH Elohim di dalam YESHUA memberkati kita semua.
Amin..๐๐๐
Oleh: Abraham Alex