๐๐๐ฃ๐๐ ๐ช๐๐ฃ ๐ผ๐๐ง๐๐๐๐ข
๐
Shalom Aleichim-Salam Damai Sejahtera bagi umat Tuhan.
๐
Istilah โpangkuan Abrahamโ hanya ditemukan satu kali dalam Perjanjian Baru, yaitu dalam kisah “orang kaya dan Lazarus” (Lukas 16:19-31), di mana Adonai YESHUA mengajarkan tentang “realitas surga dan neraka”.
๐ช
Jelas bahwa konsep “pangkuan Abraham” memberikan pengertian bahwa Lazarus pergi ke tempat peristirahatan, kepuasan, dan kedamaian, seolah-olah Abraham (orang yang sangat dihormati dalam sejarah Yahudi) adalah “pelindung atau penghibur dan penyayang”.
Dalam hal sebaliknya yang menyedihkan, “orang kaya” itu mendapati dirinya tersiksa tanpa seorang pun yang membantu, mendampingi, atau menghiburnya.
โ๏ธ
Bertentangan dengan pemikiran masa kini, di dalam Kitab suci-Nya mengajarkan bahwa surga dan neraka adalah tempat yang nyata.
Setiap orang yang hidup akan menghabiskan kekekalan di salah satu dari dua tempat tersebut.
Kedua takdir ini digambarkan dalam kisah YESHUA di Injil Lukas 16 ini.
Sementara “orang kaya” itu hidup dan hanya berfokus pada kehidupan dunia di bumi, sedangkan “Lazarus” menanggung banyak kesulitan dan penderitaan sambil percaya kepada Elohim.
Jadi, ayat 22 dan 23 mempunyai arti yang penting:
โDan terjadilah bahwa orang miskin itu meninggal, dan dia dibawa oleh para malaikat ke pangkuan Abraham.
“Dan orang kaya itu juga meninggal, dan dikuburkan.
Dan di alam maut, ketika mengangkat matanya sementara berada dalam siksaan, dari jauh dia melihat Abraham dan Lazarus di pangkuannya.โ
๐ชท
Kematian dapat dianggap sebagai perpisahan.
Kematian jasmani adalah terpisahnya tubuh kita dari jiwa/roh, sedangkan kematian rohani adalah terpisahnya jiwa kita dari Elohim..
๐
Adonai YESHUA mengajarkan bahwa kita tidak perlu takut akan kematian jasmani, namun kita harus lebih memikirkan kematian rohani.
Seperti yang kita baca dalam Lukas 12:4-5, Tuhan YESHUA juga berkata:
โNamun Aku berkata kepadamu sahabat- sahabat-Ku, janganlah takut terhadap mereka yang membunuh tubuh, dan sesudah itu tidak dapat melakukan sesuatu yang lebih.
Namun, Aku akan menunjukkan kepadamu, siapakah yang harus kamu takuti. Takutlah terhadap Dia yang setelah membunuh, mempunyai otoritas untuk melemparkan ke dalam neraka. Ya, Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!”
๐
Penggunaan istilah โpangkuan Abrahamโ oleh YESHUA adalah bagian dari ajaran-Nya untuk memfokuskan pikiran para pembaca dan pendengar firman-Nya pada kenyataan bahwa pilihan kita untuk selalu mencari Tuhan YESHUA atau mengabaikan DIA di dunia ini benar-benar mempengaruhi tempat tujuan (destinasi) kita nantinya dalam kekekalan.
โ๏ธ
Saudara/i-ku, yang di kasih Elohim….
Marilah bukalah mata rohani kita dan tetap fokus kepada Tuhan YESHUA.
Kita diingatkan dalam pesan Tuhan di kitab Injil
Yohanes 14:15
“Jika kamu mengasihi Aku, peliharalah perintah-perintah-Ku!โ
๐ช
Dan juga di:
Yohanes 13:34
“Aku memberikan perintah yang baru kepada kamu, supaya kamu mengasihi seorang terhadap yang lain; sama seperti Aku telah mengasihi kamu, demikian juga kamu harus mengasihi seorang terhadap yang lain.”
๐
Selain mengasihi Tuhan YESHUA, kita juga harus mengasihi sesama kita.
Sebagai “Anak2 Elohim” kita adalah Pembawa Damai, bukan sebaliknya.
Matius 5:9 (ILT3)
“Berbahagialah orang yang membuat damai, karena mereka akan disebut anak-anak Elohim.”
“Membuat” adalah sama artinya dengan “membawa” (Yak. 3:18)
Kita tahu bahwa, Iblis, si pemberontak, dia adalah penghasut semua pemberontakan dan pertengkaran”.
Demi Kerajaan Surga, di bawah pemerintahan surgawinya, kita harus menjadi orang yang membawa damai di antara orang-orang
(Ibr. 12:14).
“Kejarlah perdamaian dengan semua orang, juga kekudusan, karena tanpa itu tidak seorang pun akan melihat Tuhan”
๐
Bapa kita YAHWEH Elohim adalah Sumber damai sejahtera (Rm. 15:33; 16:20), memiliki hidup yang penuh damai dengan sifat yang pendamai.
Sebagai orang-orang yang dilahirkan dari Elohim, jika kita ingin menjadi orang-orang yang membawa damai, kita harus berperilaku dalam hidup ilahi-Nya dan berdasarkan sifat ilahi-Nya, yaitu hidup dalam karakter Mesias.
Dengan demikian kita akan mengekspresikan hidup dan sifat-Nya dan disebut anak-anak Elohim, sehingga kita mendapatkan Tujuan Kekal-Nya di Yerusalem Baru.(Rm. 8:14; 1Yoh. 3:1)
๐
Shalom.
HaleluYah.
Adonai YESHUA memberkati kita semua.
Amin…๐๐๐
Oleh: Abraham Alex