๐ง๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ฆ๐จ๐๐๐๐๐ง๐ ๐ฌ๐๐ก๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ฆ๐๐ฅ.
โ๏ธ
Shalom Aleichim-Salam Damai Sejahtera bagi umat Tuhan.
๐
Rasul Yohanes, adalah yang disebut “murid yang dikasihi YESHUA”, memiliki tempat duduk di barisan terdepan dalam pelayanan YESHUA di bumi.
Ia adalah murid termuda dan saudara Yakobus.
Yakobus dan Yohanes, bersama dengan Petrus, adalah “lingkaran dalam”. Mereka bersama YESHUA di Gunung Transfigurasi (Mat 17:1-2) dan bersama-Nya di Taman Getsemani (Mat 26:36-37).
Yohanes bersandar di dada YESHUA di Ruang Atas (Yoh 21:20) dan mengambil tanggung jawab bagi Maria di kayu salib (Yoh 19:26).
๐
Mengingat hubungan yang sangat khusus dan dekat yang dimiliki Yohanes dengan YESHUA selama pelayanan-Nya di bumi, sungguh mengejutkan melihat apa yang ia tulis dalam
3 Yohanes 1:4 (ILT3)
“Aku tidak mempunyai sukacita yang lebih besar daripada ini, bahwa aku dapat mendengar anak-anakku yang berjalan dalam kebenaran.”
๐ท
Ada banyak hal yang dapat Yohanes sebutkan sebagai alasan untuk bersukacita.
Tentu saja, hubungannya dengan Tuhan yang telah bangkit akan menjadi hal terpenting dalam daftar ini.
Namun, di samping banyak hal yang dapat membuatnya bersukacita, ia secara khusus menyebutkan sukacita mendengar anak-anaknya berjalan dalam kebenaran.
Dan tentu saja, ia berbicara tentang anak-anak rohaninya – mereka yang telah ia pimpin kepada Hamasiakh dan membangun iman mereka. Murid-muridnya berjalan dengan baik bersama YESHUA, dan ia sangat gembira mendengarnya.
๐
Setidaknya ada dua alasan mengapa Yohanes bersukacita:
Ia sangat mengasihi mereka.
Ia menyebut mereka anak-anaknya dalam iman.
Ia telah berinvestasi dalam diri mereka secara signifikan, bahkan dengan pengorbanan. Pemuridan membutuhkan komitmen yang serius.
Dengan inilah kita ketahui kasih Hamasiakh, yaitu:
1 Yohanes 3:16 (ILT3)
“Dengan ini kita telah mengenal kasih: bahwa Dia telah mempertaruhkan jiwa-Nya demi kita, kita pun wajib mempertaruhkan jiwa demi saudara-saudara.”
๐ชท
Rasul Paulus menggemakan hal ini juga dengan berkata:
1 Tesalonika 2:8 (ILT3) “Demikianlah, dengan sangat merindukan kamu, kami merasa senang untuk berbagi dengan kamu, bukan hanya injil Elohim, tetapi juga jiwa kami sendiri, karena kamu telah dijadikan yang terkasih bagi kami.”
๐ช
Seperti Paulus, Yohanes telah mengembangkan kasih sayang yang besar bagi anak-anak rohaninya.
Salah satu sukacitanya yang terbesar adalah melihat mereka berjalan dalam kebenaran.
Namun tidak semua anak rohaninya berjalan di jalan ini. Ketika menulis surat kepada sebuah gereja setempat, ia berkomentar:
2 Yohanes 1:4 (ILT3)
“Aku sangat bersukacita karena aku mendapati dari antara anak-anakmu ada yang sedang berjalan dalam kebenaran, sama seperti perintah yang telah kita terima dari Bapa.”
๐ชท
Ketika kita mencurahkan hidup kita kepada orang lain, kita menjadi sangat terlibat di dalamnya.
Ada sukacita yang besar ketika mereka berhasil, dan kesedihan ketika mereka tidak berhasil.
๐
Ingatlah kisah tentang “Anak yang Hilang” yang diceritakan YESHUA.
Sang ayah menunggu dan menanti kepulangan anaknya. Ia berlari menghampirinya, memeluknya, dan merayakan kepulangannya.
Itulah jenis kasih yang kita kembangkan dengan mereka yang kita muridkan.
Rasul Yohanes tidak asing dengan kasih yang penuh pengorbanan ini.
Namun, mungkin ada alasan lain di balik sukacita Yohanesโฆ
๐
Dia melihat buah yang kekal.
YESHUA telah menjanjikan buah yang akan bertahan lama:
Yohanes 15:16 (ILT3)
“Bukan kamu yang telah memilih Aku, melainkan Aku yang telah memilih kamu, dan Aku telah menempatkan kamu, supaya kamu dapat pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tinggal tetap, sehingga apa yang telah kamu minta kepada Bapa dalam Nama-Ku, Dia dapat memberikannya kepadamu.”
๐
Ada yang memulai dengan iman yang kuat tetapi tidak mengakhirinya dengan kuat.
Ada yang berjalan dalam terang, yang lain dalam kegelapan.
1 Yohanes 1:6-7 (ILT3)
6).Jika kita berkata bahwa kita memiliki persekutuan dengan Dia, dan kita berjalan dalam kegelapan, kita sedang berdusta dan tidak melakukan kebenaran.
7).Namun, jika kita berjalan dalam terang sebagaimana Dia berada dalam terang, kita memiliki persekutuan seorang terhadap yang lain, dan darah YESHUA HaMashiakh, Putra-Nya, membersihkan kita dari segala dosa.
๐ฅ
Ada sukacita yang luar biasa ketika kita melihat orang-orang yang telah kita percayai berjalan bersama Tuhan sepanjang hidup.
Kita tahu hidup ini memiliki pasang surut, masa-masa baik dan masa-masa sulit.
Ketika seseorang bertekun dalam iman, itu akan menyemangati kita semua. Dan melalui iman dan ketekunan, orang percaya akan menghasilkan banyak buah yang bertahan lama. Dan mereka akan berlipat ganda.
2 Timotius 2:2-7 (ILT3)
2).Dan hal-hal yang telah engkau dengarkan dari padaku melalui banyak saksi, engkau memercayakan hal-hal itu kepada orang-orang yang setia, yang juga akan menjadi cakap untuk mengajar orang lain.
3).Sebab itu engkau, hendaklah menderita sebagai prajurit yang baik dari YESHUA HaMashiakh.
4).Tidak seorang pun prajurit yang sedang berjuang memusingkan dirinya dengan urusan-urusan kehidupan, agar ia dapat menyukakan orang yang mendaftarkannya.
5).Dan juga apabila seseorang bertanding, ia tidak akan dimahkotai, kecuali dia telah bertanding menurut aturannya.
6).Seorang petani yang berjerih lelah seharusnyalah yang pertama menikmati buah-buahnya.
7).Pertimbangkanlah apa yang aku katakan, karena Tuhan kiranya memberikan kepadamu pengertian dalam segala sesuatu.
๐
Dalam Perumpamaan tentang Penabur, YESHUA menunjukkan banyaknya buah yang dihasilkan oleh tanah yang baik:
Matius 13:8 (ILT3)
“Dan yang lainnya jatuh di atas tanah yang subur, dan menghasilkan buah: ada yang seratus kali lipat, dan ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang tiga puluh kali lipat.”
๐ท
Makhluk hidup berkembang biak.
Saat dewasa, mereka mulai bereproduksi.
Hal yang sama berlaku dalam kehidupan orang percaya.
Begitu kita mencapai kedewasaan, kita akan mulai berkembang biak – mencurahkan hidup kita kepada orang lain agar mereka dapat bertumbuh.
Perkalian adalah ciri kedewasaan rohani.
๐ชท
Jadi, Yohanes sangat bersukacita melihat anak-anaknya beriman dan berjalan dalam kebenaran. Mereka bertumbuh dalam iman dan memimpin orang lain.
๐
HaleluYah..
Ada buah yang bertahan lama, itulah Mahkota Kemuliaan yang akan Adonai YESHUA berikan
Seperti yang dikatakan Rasul Paulus:
1 Tesalonika 2:19-20 (ILT3)
19).Sebab, apakah pengharapan, atau sukacita, atau mahkota kemegahan kami di hadapan Tuhan kita YESHUA HaMashiakh pada saat kedatangan-Nya kembali, bukankah kamu?
20).Sebab, kamulah kemuliaan dan sukacita kami.
๐
Shalom.
Bapa YAHWEH Elohim di dalam YESHUA Hamasiakh Memberkati kita semua.
Amin..๐๐๐
Oleh: Abraham Alex