TERUSLAH MENGEMUDI
Seorang pemuda mengemudikan mobil bersama ayahnya. Setelah beberapa puluh kilometer, tiba-tiba awan hitam datang bersama angin kencang. Langit menjadi gelap. Beberapa kendaraan mulai menepi dan berhenti.
“Bagaimana, Ayah? Kita berhenti?” tanya pemuda itu pada ayahnya.
“Teruslah mengemudi,” kata ayahnya
Ia pun tetap menjalankan mobil. Langit makin gelap, angin bertiup kencang. Hujan pun turun. Beberapa pohon bertumbangan, bahkan ada yang diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan. Terlihat kendaraan-kendaraan besar juga mulai menepi dan berhenti.
“Ayahโฆ!?”
“Teruslah mengemudi!” kata ayahnya sambil terus melihat ke depan.
Ia pun tetap mengemudi dengan bersusah payah. Hujan lebat menghalangi pandangan hanya berjarak beberapa meter saja. Pemuda ituย mulai takut, namun tetap mengemudi walaupun sangat perlahan.
Setelah melewati beberapa kilometer ke depan, dirasakan hujan mulai mereda dan angin mulai berkurang. Setelah beberapa kilometer lagi, sampailah mereka pada daerah yang kering dan matahari bersinar.
“Sekarang berhenti dan keluarlah,” kata sangย ayah.
“Kenapa sekarang?” tanya pemuda itu.
“Coba lihat ke belakang, agar kau bisa melihat seandainya kita tadi berhenti di tengah badai.”
Pemuda itu pun berhenti dan keluar. Dia melihat jauh di belakang sana badai yang masih berlangsung. Dia membayangkan orang-orang yang terjebak di sana. Dia baru mengerti bahwa jangan pernah berhenti di tengah badai karena akan terjebak dalam ketidakpastian.
Sdr. sdri.ku yang terkasih di dalam Yeshua, jika kita sedang menghadapi “badai” kehidupan, teruslah berjalan, jangan berhenti dan putus asa. Putus asa akan membuat kita tenggelam dalam keadaan yang menakutkan.
Mazmur 107:29-30
Dia meredakan badai menjadi tenang dan gelombang laut pun menjadi teduh; lalu mereka merasa senang, karena badai dan gelombang menjadi teduh, dan Dia menuntun mereka ke perhentian yang mereka rindukan.
Teruslah berjalan di jalan-jalan Yahweh dan yakinkan diri bahwa Ruach Elohim Yahweh selalu ada bersama kita, yakinlah bahwa badai pasti berlalu!
Saat badai melanda, walaupun tak satu orang pun membantu kita, namun yakinlah bahwa penghiburan dr Elohim selalu ada. Elohim Yahweh akan memberikan kekuatan kepada kita laksana pondasi dari batu safir yang kokoh dan indah.
Yesaya 54:11
โHai orang yang sengsara, yang diterjang badai, yang tidak dihibur! Lihatlah, Aku meletakkan batu-batumu dengan semen, dan meletakkan fondasimu dengan batu safir.
HalleluYah..!
Bapa Yahweh beshem Yeshua HaMashiakh memberkati & menyertai kita smua dengan Ruach HaKodesh-Nya. Amin.
Oleh Sarah Vivien