𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙈𝙀𝙈𝙋𝙀𝙍𝙈𝘼𝙄𝙉𝙆𝘼𝙉 𝙀𝙇𝙊𝙃𝙄𝙈
🕎
Shalom Aleichim- Salam Damai Sejahtera bagi umat Tuhan
⚖️
“Mempermainkan atau mencemooh Elohim” adalah mengolok-olok, menghina, mempermalukan, atau mengabaikan DIA.
Ini adalah sebuah “pelanggaran yang keji” yang dilakukan oleh mereka yang tidak takut akan Elohim, memberontak, melanggar perintah2-Nya atau yang menyangkal keberadaan-Nya.
🪔
Bentuk cemooh atau mengolok2 yang paling mudah diamati adalah “hinaan lisan” atau tindakan meremehkan lainnya, yaitu larut di dalam perbuatan dosa.
Cemooh adalah sikap yang tidak menghargai, yang menunjukkan rasa benci, keinginan menantang, dan tujuan menyepelekan atau mengabaikan Elohim.
💐
Di dalam Kitab suci dikatakan bahwa “cemooh” adalah perilaku dan sikap orang bebal (Mazmur 74:22), orang fasik (Mazmur 1:1), dan para lawan (Mazmur 74:10), pembenci pengetahuan (Amsal 1:22; 13:1), orang congkak (Mazmur 119:51; Yesaya 37:17), dan mereka yang tak dapat diajar (Amsal 15:12).
🌷
Seorang “pencemooh” bukan sekedar orang yang lugu, melainkan orang yang sengaja memilih kejahatan.
Pencemooh tidak memiliki jiwa yang taat, yang dapat diajar, kearifan, hikmat, yang ingin menyembah, atau beriman.
🪔
Mereka yang mencemooh Elohim juga akan mencemooh umat-Nya.
Nabi Yeremia “menjadi tertawaan bagi segenap bangsaku” dan “menjadi lagu ejekan mereka sepanjang hari” (Ratapan 3:14).
Cemooh terhadap para nabi Elohim adalah hal yang biasa (2 Tawarikh 36:16).
Nehemia diejek oleh para musuhnya (Nehemia 2:19).
Elisa diejek oleh pemuda dari Betel (2 Raja-Raja 2:23).
🪷
Demikian juga dengan Tuhan kita YESHUA Hamasiakh pun diejek — oleh Herodes dan para prajuritnya (Lukas 23:11), oleh prajurit Romawi (Markus 15:20; Lukas 23:36), oleh salah satu penjahat yang disalib (Lukas 23:39), dan oleh para pemuka agama Yahudi yang berdiri di hadapan salib (Matius 27:41).
🍇
Adalah mudah bagi orang percaya untuk menunjuk pada para pengejek Elohim yang berada di luar gereja.
Namun ejekan paling keji terhadap Elohim, dan yang paling berbahaya, berasal dari “orang-orang dalam” yang sedang hadir di dalam gereja.
🔥
Kami juga bersalah mencemooh Elohim ketika secara luaran kita berperilaku rohani dan saleh namun sebenarnya kita tidak terhubung pada-Nya dan hati kami belum berubah.
🪔
“Mencemooh Elohim” adalah berpura-pura mengasihi dan melayani-Nya padahal kita tidak suka; bertindak secara palsu, tidak tulus dan munafik dalam pekerjaan kita, berpura-pura menaati, mengasihi, melayani, dan menyembah-Nya, padahal sebenarnya tidak…ini artinya “Mempermainkan Elohim” dan “mendukakan Roh Kudus”, dan “menghanguskan hati nurani”; dan oleh karena itu, dosa semakin menjerat kuat.
Secara perlahan hati menjadi keras melalui proses tersebut.”
🔥
Elohim berfirman bahwa “mempermainkan atau mencemooh” hal yang suci akan dihukum.
Nabi Zefanya bernubuat tentang kejatuhan Moab dan bani Amon, dengan berkata, “Inilah yang menjadi bagian mereka sebagai ganti dari kesombongan mereka, karena mereka telah mengejek dan membesarkan diri terhadap umat YAHWEH Tsebaot.” (Zefanya 2:10).
🪔
Lalu di Nabi Yesaya 28:22;
“Dan sekarang hendaklah kamu tidak mengejek, agar belenggu-belenggumu tidak menjadi semakin ketat. Sebab, aku telah mendengar dari Tuhan YAHWEH Tsebaot suatu penggenapan dan apa yang telah diputuskan atas seluruh bumi.”
🪔
Raja Salomo di Amsal 3:34;
“Sungguh, Dia mencemooh para pencemooh, tetapi Dia memberikan kemurahan kepada orang yang rendah hati.”
🪔
2 Raja-Raja 2:24 merekam hukuman para pemuda yang mencemooh Elisa.
🪷
Inilah yang dimaksud oleh perkataan bahwa: “Jangan mempermainkan Elohim”
Ada akibat dari pengabaian peraturan Elohim dan sengaja memilih berdosa, dan mempermainkan Tuhan.
“Adam dan Hawa” mencoba, dan malah mendatangkan kesengsaraan dan kematian ke dalam dunia (Kejadian 2:15-17; 3:6,24).
🪔
Dan juga “Tipu daya” Ananias dan Safira mendatangkan hukuman seketika (Kisah 5:1-11).
🪔
Galatia 6:7 mengajarkan prinsip yang berlaku:
“Janganlah kamu disesatkan! Elohim tidak dapat diolok-olok, karena apa saja yang seseorang taburkan, itu juga akan dia tuai”.
🪔
Elohim tidak dapat ditipu (Ibrani 4:12-13).
Dosa Akhan (Yosua 7) dan kaburnya Yunus (Yunus 1) tidak luput dari perhatian Elohim.
🪔
Juga “ucapan YESHUA” yang diulang kepada setiap gereja di Wahyu pasal 2-3 adalah, “Aku tahu segala pekerjaanmu.”….
Kita hanya menipu diri ketika beranggapan bahwa sikap dan tindakan kita luput dari perhatian Elohim yang Maha-Kuasa dan Maha-Tahu.
💐
Kitab suci-Nya telah menunjukkan cara hidup yang diberkati, terkadang melalui teladan orang-orang saleh dan kadang melalui contoh buruk mereka yang memilih jalan lain. Mazmur 1:1-3 mengajar:
1). “Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, dan tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.”
2). “Namun kesukaannya hanya pada torah YAHWEH, dan dia merenungkan torah-Nya siang dan malam.”
3). “Dan dia akan menjadi seperti pohon yang ditanam di tepi aliran-aliran air, yang akan menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak akan layu daunnya, dan semua yang ia kerjakan akan menghasilkan.”
🌷
Saudara/i-ku yang dikasih Tuhan YESHUA…
Mari,…
kita “Jangan sekali2 mempermainkan Elohim”, dengan melakukan “perbuatan dosa” dan mengulang-ngulang lagi perbuatan dosa itu, padahal engkau telah mengetahui kebenaran.
Karena pada saatnya tiba, “Belas kasihan dan penebusan” dosa2mu akan hilang, jika engkau tidak segera bertobat.
💐
Ibrani 10:26-27 (ILT3)
26). “Sebab, apabila kita dengan sengaja berbuat dosa, sesudah menerima pengetahuan penuh akan kebenaran, maka bagi dosa itu tidak ada lagi tersedia pengurbanan,”
27). “melainkan suatu gambaran masa depan yang menakutkan tentang penghakiman dan kecemburuan yang menyala-nyala yang akan segera melahap para penentang.”
“Segeralah bertobat…sebelum waktumu tiba…”
🌈
Shalom…
HaleluYah.
Tuhan YESHUA mengasihi kita semua.
Amin..🙏😇💝
Oleh Abraham Alex